Perahu Kertas Resensi

Perahu kertasku ‘kan melaju
Membawa surat cinta bagimu
Kata-kata yang sedikit gila,
tapi ini adanya…

Perahu kertas mengingatkanku
Betapa ajaib hidup ini,
Mencari-cari tambatan hati
Kau sahabatku sendiri

Hidupkan lagi mimpi-mimpi
Cita-cita (cita-cita), yang lama ku pendam sendiri
Berdua, ku bisa percaya…

Ku bahagia… kau telah terlahir di dunia
Dan kau ada di antara miliaran manusia
Dan ku bisa, dengan radarku menemukanmu…

Tiada lagi yang mampu berdiri halangi
resahku, cintaku padamu…

OST. Perahu Kertas

Masih ingat gak aku pernah cerita, setahun lalu sahabatku meminjamkan sebuah buku berjudul Perahu Kertas-nya Dee (Dewi Lestari)? Enggaaak. Hehehe, kalau gak ingat juga gak apa-apa sih, kan aku juga sudah mengingatkan. Hahaha. Anyway, akhirnya mimpi Kugy dan Keenan akan diceritakan lagi, tapi dalam bentuk film. Kugy nanti diperankan oleh Maudy Ayunda yang sekaligus menyanyikan lagu Perahu Kertas yang menyentuh kalbu itu, yang menjadi OST film ini. Keenan diperankan oleh Adipati Dolken (secara kan agak bule gitu ya si Keenan), sedangkan Remi diperankan oleh Reza Rahardian. Tidak sabar menunggu launchingnya pertengahan bulan Agustus ini. Aku wajib menontonnya bersama penggila Perahu Kertas lainnya. Yaitu 2 sahabatku, yang pertama yang meminjamkan buku Perahu Kertas padaku dan yang kedua yang menghadiahkan buku Dee lainnya padaku, Rectoverso.

Membaca novel tersebut seperti berkaca pada kehidupan, mimpi dan kenyataan diri sendiri. Kata sahabatku pertama kali menyodorkan buku itu, “Harus baca ini, dikau banget ceritanya,” aku tertawa dan menyahut “Oh ya?” sambil bergumam tidak percaya. Aku sih tidak ingin bilang kisahku mirip dengan cerita itu, tapiiiii… membuka beberapa halaman (termasuk kata pengantar, hahaha) sudah bisa berkata eh iya, eh iya. Lembar berikutnya, eeeeeh iya, lembar selanjutnya eeeeeh makin iyaaa, looooh iyaaaa iyaaa, selanjutnya dan seterusnya hmmm, kayaknya Dee ada ikatan batin denganku. Hahaha. Selanjutnya dan selanjutnya belum bisa mengatakan eh iya lagi karena cerita hidupku sendiri belum selesai–belum berujung bertemu tambatan hati. 😀

Yang mirip adalah obsesi Kugy menjadi penulis dongeng yang membuatnya jumpalitan, antara optimis dan pesimis, kemudian saat pesimis datang, dia bertemu sosok Keenan. Impianku dari jaman es-em-a menjadi penulis sampai umurku setua ini belum juga terwujud, walaupun aku juga tidak berhenti menulis. Aku masih kurang cerdas untuk menjadi penulis yang baik, aku masih harus banyak belajar, banyak referensi, banyak menonton film drama (xixixi), dan kalau bisa berkeliling dunia. Yang menyenangkan lagi adalah jika Kugy bertemu Keenan maka aku bertemu seseorang yang membuatku bersemangat kembali dalam usaha mewujudkan mimpi-mimpiku. Sampai-sampai aku menyebut orang itu My Dreamland. Lebih tepatnya babak tentang pertemuan, perpisahan, keluarga, kenangan, harapan dan sebuah mimpi itu terjadi padaku dan tentu saja terjadi pada hidup semua orang.

Dari lagu pengantarnya saja, aku sudah punya ekspektasi tinggi untuk film ini. Film ini garapan Hanung Bramantyo dengan casting perannya dibantu oleh sang istri, Zaskia Adya Mecca. Semoga saja tidak mengecewakan ya, semoga bagus dan sesuai dengan yang diceritakan di novelnya. Ini dia yang paling oke dari liriknya :

“Ku bahagia… kau telah terlahir di dunia
Dan kau ada di antara miliaran manusia
Dan ku bisa, dengan radarku menemukanmu…”

Keren deh, luar biasa, amaaazing. 😀

Iklan

2 pemikiran pada “Perahu Kertas Resensi

  1. perahu kertas ceritanya sederhana tapi padat dan menceritakannya sangat baik, sjadi kalau baca novelnya selalu gak sabar buat baca halaman berikutnya, dan novel yang bagus sering banget dapat ksempatan buat di film kan,perahu kertas “the movie” mungkin namanya nanti~~~harusnya bisa lbh baik karna Hanung Bramantyo yang bakal jd pak Sutdradaranya…terus kalau pemainnya si Zaskia Mecca ya…(sebenarnya agak gak suka sm orang ini) tp harus diliat dr kualitas aktingnya jg sih…gak terlalu jelek jg aktingnya mbak zaskia mecca ini, tp kmrn berharapnya yang main Ledya Cherryl heheheh~~~nnntn ya kalau udh di bioskop2 🙂

    • Akhirnyaaa muncul jg sahabatku ini. But… saya agak bingung. Memang yg main bkn Zaskia Mecca tp Maudy Ayunda as Kugy dan Adipati Dolken as Keenan (sama dgn pemain di film Malaikat Tanpa Sayap), dan mudah2an film ini bagus krn udah berharap bgt sesuai dgn yg diceritakan di novel. Yuuuk, nonton rame2 sm Jusme jg 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s