Masih AKINDO Sarap

Masih cerita seputar keluarga AKINDO yang sarap tapi sangat kreatif. Berawal dari keisengan buat puisi di grup WhatsApp ‘Masih AKINDO’ dari jam sembilan malam sampai pagi yang terus berlanjut sampai seperti ini (sudah diedit demi kenyamanan pembaca :D):

Ananta: Mari berpuisi selama abjad masih leluasa tak seperti hatimu yg telah terpenjara rasa

Ayu: Biarkan jemari yg mengejawantah mewakili tiap rasa yg bicara

Nyuy: Tak ku butuh puisi darimu dan rangkaian kata yg membuatku terpana… Yg ku butuh hanyalah rasa…
Yaa… Rasa
Rasa sayangeee rasa sayang sayangeee

(mulai keliatan kan siapa yg sarap? :p)

Rere: Butiran huruf memujamu pun tak pernah kau rasa atau kau pura-pura mengabaikannya?
Rere: Aku tanpamuuu butiran sukrooo

Ananta: Tarian 26 abjad tak pernah mampu tuliskan bahagia rasa ini mengenalmu *ilate sariawan

Ayu: Ketika bibir mulai kelu… biarlah pena melaju pada dinding bisu

Rere: Sariawan mas? Albotil ajah *iklan
Rere: Jika aku tak lagi punya mulut utk berbicara, cukuplah tulisanku ini sbg lidahku, *ilate melu sariawan

Ayu: Mengadu tentang rindu… yg dirindu tak pernah mau tau

Rere: Rindu selalu disitu, menunggumu, sayang dia bisu

Ananta: Bagaimana mencerna rindumu jika kau pendam tulisanmu dengan logaritma terumit… Diam

Rere: Apakah selamanya yg terpendam itu tak mampu kau baca jua, duhai kisanak?

Ananta: Andai pecahkan misteri diam-mu seperti mengungkap misteri alam gaib aku rela jadi mediator #opoikiii

Rere: Suatu saat. Ya. Suatu saat misteri alam kubur akan terungkap *dadi horor

Ananta: Kadang ingin menyapamu, nyatanya hanya mampu ku tatap manis avamu

Nyuy: Sebenarnya aku tauu… Bukan aku tak pedulikanmu.. Tapi biarlah sang waktu yg menunjukkan itu

Nyuy: Waktu menunjukkan pukul….
Tik tok tik tok tik tok…

Ayu: Lewat bayang tengah malam, senantiasa kau bergentayang… Diam-diam menikmati kembang setaman yg sengaja kusajikan, menanti kau datang *apasih

Rere: Ternyata kita berjalan dalam diam, merindu dalam diam, dan menyapa pun dalam diam.

Ananta: Apa yg buat jam dinding tertawa di lagu Jamrud#pertanyaan sulit

Rere: Cicaaak \(^_^)/

Ayu: Kikuk kikuk… *jam jadul

Rere: Tiga puluh menit kita di sini, tanpa gorengan

Ananta: Astagaaa, iki wes pirang bait Re

Nyuy: Jam dinding tak bisa disalahkan… Dia tertawa karna ada bayanganmu di mataku
Ada pelangi dibola matamu

Ayu: Dan suara2 perut pun mulai berdenang… berisyarat merindukan asupan

Ananta: Ohhh sang penguasa malam ini begitu dekat dekat dengan pagi

Rere: Lebih baik aku lapar bersamamu drpd kenyang bersamanya *hahaha ra jelas

Ayu: Dan melangkah ke belakang, membuat luka semakin dalam… Tak ada lain pilihan… kecuali terus bertahan, di bait pertama

Rere: Kau selalu mengulang bait pertama, bait luka, bait kesedihan dan air mata *sebel deeeh

Ananta: Biar ini jadi peneguhku tak akan kuralat masalalu, kujadikan bekal menemui mu… Duhai hari baru

Nyuy: Kan ku tahan rasa lapar ini seperti aku menahan rasa ini padamu…
Untung ada promag

Ayu: Jika hidup hrs berputar, biarlah berputar, akan ada harapan, sekali lagi yg lebih indah

Rere: Terima kasih waktu, krn kau disitu, memberiku kesempatan dan harapan baru

Febri: Tak elok lapar ditahan seperti tak indah kau menghindar
Terima kasih harapan baru, karena kau memacu adrenalin-ku menaklukkan puncak

Rere: Naik-naik ke puncak Lawu, duwur-duwur sekaliii

Oky: Mumet kabek uokk?
(dateng2 ngerusuh si Mbok Oky)

Ananta: harapan itu ada di depan kita 5cm

Ayu: Jadi, kapan kita muncak?

Rere: Tatap impianmu, 5cm di depan kening kamu, jgn lepaskan, raih dan yakinlah *cemunguudhh

Nyuy: Menuju puncakkk gemilang cahayaaa

Ananta: Aku sudah di puncak rindu menunggu senyummu

Rere: Dan senyumku hadir hanya utmu
Rere: Utkmuuuu
Rere: Untumu? 😮

Ananta: Di Akademi Komunikasi Indonesiaaaaaa…

Oky: Harapan saya ada akindokembali#2 *mbahas maning…

Ananta: Bancine liwat terus sepi

Nyuy: Ku tak akan bersuaraaa… Walau dirimuu kekurangaaann…
Nyuy: Kekurangan perhatian

Ananta: Bulan madu di awan biru hanya pikolo yg mengganggu…. Ost Dragonball

Ayu: Biarlah dulu rindu ini terangkaikan..melangkahkan kaki utk berjuang..hingga nanti bertemu di peraduan, mengobati rindu penuh pengharapan *akindokembali #2

Rere: Baling2 bambu, mengantarkan aku padamu *makbruuuggg tiboo

Ananta: Kan ku jemput dikau sang putri berkereta kencana ku bawa pergi ke #akindokembali

Nyuy: Tak perlu baling2 bambu itu… Ku hanya ingin terbang bersamamu

Rere: Rindu ini akan tiba pd waktunya, saat yg tepat dan tak lg berjarak, hanya kau dan aku #akindokembali2
Rere: *sing liane ngontraaak

(Tiba2 membahas Pak Nug -sensor- :D)

Rere: Lumpuhkanlah ingatanku hapuskan tentang dia…

Nyuy: Hapuskan memoriiiku tentangnyaaa

Ananta: Lirik pelipur lara

Ayu: Kelik kui De

Nyuy: Lirikan matamuuu menarik sapiii

Rere: Membayangkan wajahmu adl siksa (ini puisine sopo yooo?)

Ayu: Mengenang indah kisah lalu adl siksa

Nyuy: Melihat kau bersamanya adl siksa

Ananta: Siksa suditomo mari masak buuuu

Nyuy: Siskaaaaaaa….

Rere: Siksa kubur

Ayu: Naudzubillahimindzalik

Nyuy: Stop….!!!
Nyuy: Kau mencuri hatikuuu hatikuuu
Nyuy: Sayayayalalalalala

Ayu: Beraaaaat kutinggalkan smuaaa

Nyuy: Ga seberat beban ini menanggung perasaan yg teramat dalam

Ayu: Berat mata ini utk terus memandangmu bersamanya

Ananta: Dalam hati aku menanti sapamu.

Rere: Sedalam samudera tak pernah kau kira, hanya setitik nila rusak susu sebelanga

Ananta: Dari berat sampe ke timur berjajar pulau pulau
Ananta: Susu sebelahnya Re

Rere: Sapa apa yg kau harap kini? Kau kira aku sanggup memulainya?
Rere: *jreeeng

Ayu: Dari berat sampai ke timur
Bersama mentari kulalui hari
Ayu: Tiada lelah kuberdikari, mencari cinta hakiki, yaitu hanya pd Ilahi Rabbi

Rere: Aaamiiin

Ananta: Ke barat mencari kitab suci kera asliii

Rere: Timur ke barat, selatan ke utara, tak jua aku berjumpaaa

Ananta: Tak pernah terlintas tindakan harakiri agar ini ku akhiri bersama mentari

Nyuy: Hanya tiga huruf tapi berat tuk diucapkan…
*hai*
begitu kelu lidah ini tuk mengatakannya hanya sekedar menyapamu tapi kau malah acuhkanku saat bersamanya

Ananta: Senyumku balut luka yang memar bernanah ndlewer” njijiki

Rere: Hiyaaah, nggilani tenan

Ananta: Sudah ku bersihkan hatiku dari masa lalu menunggu kamu menjenguk membuka pintu… Pak kosss aku ga bawa kunciiiiiiii

Nyuy: Kunci dibawah keset nak..
Nyuy: Kisanak

Ayu: Tak sanggup lg kutahan tatapan mata nanar, yg meminta utk segera terpejam..
Ayu: Gud nite

Rere: Tik-tok-tik-tok, jam bertalu, waktu berlalu. Aku ingin diam menunggumu. Turu.

Ananta: Kau yg lelah disana kan ku kirim malaikat penjaga agar nyenyak tidurmu
Ananta: Istirahatkan ragamu karena lelahmu adalah lelahku malaikat juga tau aku yg jadi penjaganyaaaaaa

Nyuy: Semangart Mba Ayuuu
Nyuy: Jangan pernah ragu tuk melangkah menatap masa depan dan impian jaya ancol *opo to ki?

Nyuy: Malaikat jual tahuu mbahmuu yang jadi jualannyaaa
Nyuy: Okeh!!
Nyuy: Cepet tidur mbah… Biar jualan tahunya lancar jaya

Ananta: Jaya baru
Nyuy: Mang Jaya
Ananta: Hahahh koplak kui mang jaya
Ananta: Ngakak ra wes wes

Nyuy: Tapi dia baik lohh
Ananta: ngompas malah di kasih duit yo
Nyuy: Soale aku wes tau ngundang ndekne
Nyuy: Malah curcol gawean
Nyuy: Dia teramat lugu
Nyuy: Lugu lugu batok

Ananta: Aku kapan di undang Re lamarane uwis to

Nyuy: Wahhh… Sopo seng lamaran??
Nyuy: Selamat selamat…

Ananta: Tukang becak yg baik
Ananta: Jujur banget ya

Rere: *terbangun
Rere: Aku dilamar Mang Jaya :”>

Nyuy: Tapi kasian dia udh trlalu tua… Jalan pun udah ga stabil

Ananta: Mang Jaya wes due anak istri Re

Nyuy: Mesti dituntun… Sederhana bgtt org yg selalu bersyukur dan jujur

Rere: Ta-tapi Mang Jaya tuluuss

Ananta: Iyo aku baca di kaskus tu awalnya

Ananta: Bila rasa ini rasamu juga biar aku berkelaaana kelana pendek soale sumuk

Nyuy: Kelana harus kucari bayangan itu?

Rere: Kemana-kemana-kemanaaa

Ananta: Aku akan menemuimu di bukit tengkorak 2purnama depan kisanak

Rere: *asah clurit sik aaah

Nyuy: Bukit belakang sekolah aja nobitaaa

Ananta: Kesana kemari membawa alfamart *kuat banget

Rere: Baiklah, bersiaplah Brama Kumbara!

Ananta: Akan ku tunggu rapalan mantara busukku empu tong sampah.
Ananta: Ha ha ha *tawa iblis

Nyuy: Rupanya bau busuk itu kau yg punya!!!
Nyuy: Hihhh!!!!

Rere: Dasar kau gundala putra petir! Ilmumu blm seberapa sudah sombong!

Ananta: Aku memang asli sombong karang anyar hei datuk rajo singo

Nyuy: Kalau mau bangak ilmuuu kuliah lah di akindo bram!!
Nyuy: Om bram panggilan kesayangan…
Nyuy: *Brama kumbahan

Rere: Gombong-Kebumen

Nyuy: Jugijagijukgijakgijuuuukkk…..

Rere: Kereta berangkat,

Rere: Memang gerakmu memang langkahmu mengingatkan aku pd pembantuku yg dulu

Nyuy: Karna aku ingin hartamu jadi hartaku juga dan hartaku adalah milikku
Nyuy: Hiiiyyyyyaaaattttt
Nyuy: Cincang cincang daging

Ananta: Daging gajah

Rere: Gajah lampung

Ananta: Lampung halaman

Rere: Halaman berapa? Buku ini aku pinjam

Nyuy: Lampung kamarmu terlihat sudah meredup apakah ini pertanda kau pun meredupkan cahaya selama ini bersinar di hatiku?

Ananta: Pinjam seribu bahasa tanpa kata

Rere: Tanpa kata tanpa suara kita selalu berbincang

Nyuy: Bahasa lembu??

Ananta: Kalbu ayam

Rere: Lembu ini terasa indahnya
Rere: Ayam kampung

Nyuy: Saat kau ada di sinii
Nyuy: Kita lagi latihan tanteeee…

Ananta: Aku meh ngantuk tapi sesuk prei

Rere: Aku meh prei tp sesuk ngantuk
Rere: Dr Ketandan Wetan, penyiar yg bertugas pamit undur krn diganggu setan,

Ananta: Bila yg ku cinta tiada merasa aku enggan meralatnya

Nyuy: Tak peduli kelamin yg penting dia setia??
Nyuy: Bukan begitu??

Ananta: Sudah biar saja dia memercayai angannya aku disini saja mengamati
Ananta: Bukan

Nyuy: Baiklah jika bukan akan ku adukan ini padanya

Ananta: Pada paduka penguasa singga sana langen budoyo gelar tinju profesional yeyyyy

Nyuy: Dia yg kau anggap setia membawamu ke mana saja tapi kau malah mengkhianatinya

Ananta: Aku hanya cinta uangnya saja

Nyuy: Heyyy apa kau anggap dia budakmu???
Budak bercula setengah?

Rere: *nyimak pembantu sm majikan berantem

Ananta: Budak tabur

Nyuy: Ternyata dia yg selama ini menyembunyikan budak tabur ku

Ananta: Maap aku dan teman teman belom sembuhh

Nyuy: Heyy balikiiiinn….
Nyuy: Hhhmmmhh… Apa kau masih sakit?? *iya
Lihat saja namanya

Rere: Balikin ow ow balikin hati gw kayak duluu lg

Rere: Anantasaktimandragade

Ananta: Iya aku yg tersakiti
Ananta: Anantasaktibisukejadiankalaitu

Rere: Seharusnya kau ganti nama

Ananta: Apa apa
Ananta: Aku siapahhh ini di manaaa

Nyuy: Ganti saja namamu jadi nama
Nyuy: Hey nama
Nyuy: Kau berada di dunia khayangan…

Ananta: Top markotop sip markosip enak marko… ahh susah

Rere: Markonaaah

Ananta: Aku ga jauh sejengkal di bawah bibirmu

Rere: Tai lalet?

Ananta: Apah ada to

Rere: Hee? Tinggal kita berdua pd akhirnya?

Nyuy: Nononononooo

Nyuy: Takkan kubiarkan kalimat
Nyuy: Eh kalian

Rere: Ehh, nongol lagee

Ananta: Aku minta namaaaa

Nyuy: Dasarrr tukang minta mintaa

Ananta: Aku tak kuasa menahan sakit inih duhai pujangga malam ciptakan nama

Rere: Yo’iii, anantasembuhsehatwal’afiat

Ananta: Minta the virgin
Nyuy: Smashhh!!
Rere: Janeta Janet!
Ananta: Blash clicker rezpector rafiah lunatic soimania
Nyuy: Hahahahaa…. Gonta ganti rambut
Nyuy: Diriject diriject diriject ajuuuaaahhhh
Ananta: Koyo arumanis
Nyuy: Makasiihhh
Rere: Nuwuun :”>

Rere: Cusss bobo, me to the ri to the ang,

Ananta: Sleep well all
Nyuy: Tidakkkk
Ananta: Kirain wes game over
Nyuy: Urung
Nyuy: Urung kaka tua

Febri: Heh!!!!…..sudah malam ayo pada tidur!!!!
Nyuy: Heyyy kami sudah daritadi disuruh ibu kepala tidur
Nyuy: Ini kami sudah seperti ikan teri dijejer

Rere: Kepala sekolah?
Rere: Malah dadi aku sing ra iso turu

Nyuy: Kepala panti mba

Febri: Oh… jebule mbak nuyuy tinggal di panti jompo tho?

Nyuy: Eitss.. Saya tidak jompo loohhh…
Febri: Typo…maksudnya panti jomblo

Febri: Mbak nuyuy shift malem ya?

Nyuy: Oraaakkk… Lagi gawe tugas…. Bhahahahaa
Nyuy: Tugas ronda

Febri: Oh…selaen jomblo yo hansip tho? Dadi hansip jomblo ngono?

Nyuy: Lhaa… Ya mau gimana lagi… Ini sudah hansip hidup saya

Febri: Besok saya tekani deh…ben ra ke-lonely-an

–tiba2 pagi, Mas Ganteng pun terkejut–

Iwan: Wuuiiikkkk 763 unread….

Nyuy: 86
Nyuy: Aku soked

Iwan: Ebuseeett… discrol dr atas pada puisi2an.

Nyuy: Apik to mas… Epik

Iwan: Puisi buat siapa seh pd?

Nyuy: Dinggo persembahan pembukaan reuni #akindokembali 2

Iwan: Kirain buat para pasangannya…

Iwan: Hooh.. lah aku kan hanya rakyat jelata.. yg hanya punya cinta dan cita2.. #halah

Nyuy: Gapailah cita citamu setinggi langit… Hingga kau berada sampai langit ke 7… jika kau terjatuh… Maka kau hanya bermimpi
Nyuy: Dan terbangunlah dari tidurmu

Iwan: Jadi giniiii…

Nyuy: Ooohhh jadi begitu ceritanya…
Nyuy: Baiklah… Bundadari akan datang menolongmu

Ananta: Turuuuu

Nyuy: Lalalalaaaa
Nyuy: Masih berkeliaran dalam benak

Ananta: Benak kribo

Nyuy: Anda benak

Ananta: Naik benak kliling kota

Nyuy: Becaaaaaakkk….
*Benak dalam kubur

Ananta: *tiwas preei tangi isuk

Nyuy: Turu sike… Josss

09:15: Ayu: Yaa amplooppp mpe pegel nih jempol scrolling.. *juaraaa deh kaliaan

Febri: Itu semua karena mbak titis turun gunung

Ayu: Justru ini sedang berada di puncak muria pakde pep

Febri: Loh….sedang mengapa mbakyu tis?

Ayu: Menyibukkan diri, menghiraukan rindu, agar tak lg kurasa sendu yg mendayu dayu kala harapan itu mulai semu… *duuh kambuh

Febri: Hilangkan sendu, lenyapkan rindu, ikhlaskan diri untuk membuka yg baru agar harap selalu membiru seperti langit cerah di pagi yg ceria *ta bales

Rere: Ini sabtu malam minggu, ayo kesitu, berdua kita ke hatimu, pintu mana pintu,

Febri: Jangan bermain dengan pintu hati, jika hanya singgah sesaat tanpa memberi arti

Ayu: Cuzz nguli duyuu kaka…

Febri: Loh…mbak titis kerja tho?
Febri: Bukannya libur?

Ayu: Menyibukkan diri, melupakan hari *haiyah mulai lg

…dan cerita pun berlanjut, seterusnya dan seterusnya…

Memang kalian ngga ada matinyeee, sambung lagi kapan2 yaaa cerita AKINDO-nya \(^_^)/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s