Novel “Kedai Bunga Kopi”

Selamat mengawali Senin yang penuh dengan kebaikan, para pengunjung setia blog saya! Kembali lagi, kehadiran saya di sini sekarang pasti hanya ingin memberikan pengumuman bahwa buku saya terbit lagi. Hehehe. Novel ini berbeda dengan genre yang pernah saya buat sebelumnya, bukan fan fiction atau pun religi. Kali ini temanya lebih luas dan umum. Novel ini menjadi pemenang ketiga di Lomba Menulis Araska 2016 kemarin. Setelah menulis dan menerbitkan berbagai macam judul buku, baru kali ini menang lomba menulis naskah. Hihihi.

Tanpa bermaksud berkepanjangan, saya berikan sinopsis novelnya, ya.

“Bunga kopi, adalah salah satu dari sekian banyak hal dari kopi yang disukai gadis bernama Melati. Bunga kopi yang bermekaran membantunya mewujudkan mimpi-mimpi besar yang ingin ia wujudkan. Karena bunga kopi pula lah, ia mendapat julukan Black Jasmine dari sahabat terbaik dan yang selalu dipujanya sejak remaja, Faris.

Impian Melati selalu soal kopi. Ia ingin memperkenalkan kopi Arabica desanya kepada dunia, kopi-kopi Arabica yang tumbuh di tengah perkebunan kopi Robusta di kaki gunung Tanggamus. Dengan tekad yang tidak pernah surut, ia memasarkan kopi Arabica yang ditanamnya sendiri, dipetiknya sendiri, disangrai dan digilingnya sendiri sampai kopi itu menembus Jakarta dan Manhattan. Faris selalu menjadi pendukung keberhasilannya.

Sampai suatu saat, Melati berhasil membuka Kedai Bunga Kopi impiannya, tapi hatinya patah karena impiannya tentang Faris yang kian memudar. Faris ternyata menyukai perempuan lain. Melati berusaha terus semangat untuk mimpi selanjutnya yang mungkin mengharuskan Faris tercoret dalam daftar mimpinya. Bunga kopi dan kopi Arabica yang dikaguminya dari waktu ke waktu akan terus menjadi penyemangat hidupnya. Berhasilkah Melati menggeser keberadaan Faris dengan sosok lain dan terus mewujudkan inginnya?”

Novel "Kedai Bunga Kopi"

Novel “Kedai Bunga Kopi”

~Selalu saja ada selapis mimpi di atas lapis mimpi. Untuk bermimpi, manusia membutuhkan tidur. Tapi, untuk mewujudkan mimpi menjadi sebuah kenyataan, tentunya manusia harus sepenuhnya terjaga.~

Iklan

3 pemikiran pada “Novel “Kedai Bunga Kopi”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s