Fanfiction SeoKyu “Changeling”

Hallo, apa kabar para Wires tercinta? Kayaknya sudah lama ya kalian menantikan kehadiran novel SeoKyu terbaru. Setengah tahun kemudian baru terbit lagi novel SeoKyu terbaru. Tanpa panjang lebar lagi, simak dulu ya sinopsisnya.

———————————————————————————————————————————————————————————————————–

“Awalnya, Seohyun mengira dirinya adalah benar sesosok peri saat ia melawan Siluman Sawi. Lalu, ia bertemu Peri Kyu dari Negeri Peri Salju, bersama menikam Monster Salju, memakai mantel tupai salju dan memakan lumut es pohon cemara salju. Setelah pertemuan itu dan Peri Kyu menyelamatkannya dari penyihir jahat, Seohyun baru menyadari keberadaannya yang sebenarnya sebagai sesosok peri bunga.

Changeling adalah sebutan untuk bayi peri yang cacat. Peri perempuan sering melahirkan anak-anak peri yang cacat. Mereka lalu pergi ke dunia dan menukarnya dengan bayi manusia yang sehat lalu meninggalkan changeling. Saat changeling tampak seperti bayi manusia, ia tidak memiliki karakteristik emosional yang sama dengan manusia pada umumnya. Changeling merasa senang ketika musibah dan kesedihan terjadi di sekitarnya.

Seohyun lalu kembali ke kehidupan manusia dan bertemu dengan Kyuhyun. Kyuhyun merasa bertemu gadis paling aneh dan istimewa. Benarkah Seohyun bukan peri? Ketika ada cara untuk membuat Seohyun menjadi peri selamanya, akankah ia mengambil kesempatan itu dan bersatu dengan Peri Kyu? Relakah Kyuhyun kehilangan Seohyun dalam hari-harinya? Mari terbang dan berpetualang bersama para peri di Changeling!

Changeling (Fairy Tales)

Changeling (Fairy Tales)

“Dunia peri adalah dunia yang penuh keajaiban dan peri adalah keelokan yang tak terbantahkan.”


Pemesanan dan pembelian:
Harga: Rp. 43.500,-
WA: 0818-0266-4765
Twitter: @rerebungalembah

Fanfiction SeoKyu “Guardian Angels”

Hi, my beloved SeoKyu wires!

Finally! Novel manis ini akhirnya terbit juga. Hehe. Kenapa manis? Karena saya sangat senang saat menulisnya dan akan merasa lebih senang ketika nanti akhirnya novel ini bisa sampai ke tangan kalian semua. Oh ya, sudah tahu di tulisan sebelumnya kalau novel yang satu ini ada original soundtrack-nya? Secara khusus saya akan cantumkan link lagunya di sini. Jadi, silakan download lagunya lalu nikmati novelnya sambil dengar lagunya, ya! 😀

Ini dia sinopsis ceritanya:

— Kalian pernah mendengar tentang malaikat pelindung? Bahwa setiap manusia itu memiliki malaikat pelindungnya masing-masing? Ia sebenarnya tidak bisa benar-benar membantu secara nyata, tapi membantu dengan cara membisikkan sesuatu yang benar, yang harus dilakukan dan membantu dengan doa. Yang tidak terlihat bukan berarti tidak ada, bukan?

Tahukah kau, siapa sebenarnya malaikat pelindungmu itu? Ia adalah hati nuranimu. Yang selalu benar dan tidak pernah salah namun kau kadang mengabaikannya dan tidak mendengarkannya.

Seohyun dan Kyuhyun beruntung sekali dipertemukan oleh kedua malaikat pelindung mereka. Dengan bantuan malaikat-malaikat itu mereka menjalin hubungan persahabatan sampai sesuatu akhirnya terjadi. Apakah sang malaikat pelindung itu mampu untuk terus menyatukan mereka? Simak di novel yang bercerita tentang ketulusan malaikat-malaikat Tuhan ini.—

GUARDIAN ANGELS - 2

Untuk menikmati lagu Guardian Angels, silakan download melalui link ini:

https://www.dropbox.com/s/yfixwrwn4hn6i8j/Ramaditya%20-%20Guardian%20Angel.mp3?dl=0

“Air mata adalah hal yang paling murni dari perasaan manusia. Manusia akan menangis kalau perasaan yang mereka rasakan sangat kuat. Jika kau tidak bisa melupakannya, maka teruslah merindukannya.”

Akhirnyaaa, selamat membaca bukunya, selamat menikmati lagunya, selamat meresapi ceritanya. Yang pertama tentunya selamat membeli bukunya, hihihi. Enjoy the book and the song! 😀

Note: Open order “Guardian Angels” Rp. 44.500, discount 30%. Contact Putri SMS/WA: 0898-512-9994, BBM: 54A7043A or twitter @AraskaPublisher

Do you have a Guardian Angel?

Do you have a Guardian Angel?

Wahita

Of course, you! 😀

Sebentar lagi saya akan menerbitkan sebuah buku yang bercerita tentang malaikat Tuhan yang bertugas menjaga manusia. Apakah itu? Sepertinya menarik 😀

Malaikat-malaikat Tuhan, diturunkan untuk menjaga manusia. Tidak ada yang mengetahui jumlah pastinya, namun yang jelas, malaikat-malaikat itu selalu bergantian menjaga manusia dari pagi hingga malam, dari malam hingga pagi lagi, secara bergiliran, secara bergantian. Mereka tidak pernah mengeluh dan tidak pernah merasa lelah. Malaikat adalah wujud kebaikan dan ketulusan. Mereka hadir untuk memberikan ketentraman dan kedamaian. Malaikat-malaikat bersayap yang tidak hanya bagus secara rupa, namun memiliki sifat-sifat yang mulia, terutama dalam pengabdian kepada Tuhan.

Seburuk apa pun manusia yang didampinginya, malaikat akan tetap sabar menuntunnya ke arah yang baik. Terlebih jika manusia itu selalu berada dalam kebaikan, maka malaikat-malaikat tersebut akan selalu mendoakan keselamatan bagi manusia yang dijaganya agar terus berada di dalam kebaikan.

Awalnya ide menulis novel ini datang dari seseorang yang sebelumnya saya pernah terlibat project kecil bersamanya. Saat itu ia menceritakan betapa nyatanya sosok bidadari khayalannya yang bernama Wahita. Yang selalu mendampinginya dalam suka dan duka, serta selalu membantunya dalam kehidupannya. Tapi, sosok bidadari itu adalah karakter khayalannya. Bidadari yang sesungguhnya, tentu saja sang istri yang mendampingi beliau saat ini.

Novel ini ada lagunya, lho. Lagu yang menjadi OST novel saya ini, diciptakan oleh seorang tunanetra, namanya Kak Ramaditya Adikara. Beliau adalah seorang penulis buku, motivator sekaligus juga dosen. Suatu waktu saat saya berulang tahun, ia membuatkan saya sebuah lagu, yang ketika saya mendengarnya, saya langsung menangis karena terharu. Lagu itu begitu merdu dan indah. Akhirnya saya meminta ijin beliau agar lagunya bisa lebih banyak didengar oleh semua orang dengan menjadi theme-song novel saya. Kalian pasti penasaran, kan, dengan lagu yang mengiringi novel saya kali ini? Apalagi sama novelnya 😀

Baiklah, nanti setelah novelnya terbit, saya akan update lagi sinopsisnya di sini dan tentu saja link untuk mengunduh lagunya. Mudah-mudahan pencipta lagunya selalu dalam keadaan sehat selalu, baik-baik saja dan sukses-mulia, ya.

Sebarkan ke para SeoKyu Wires, ya. Gomawo-yooo…

Fanfiction SeoKyu “Sea Glass, Snowdrop, Heartwood” (Sekuel-Buku Kedua)

Annyeong-haseyo para Wires SeoKyu di mana pun berada… \(^.^)/

Kali ini saya ingin mempromosikan novel sekuel dari novel sebelumnya, “Love in Balloon.” Sudah baca belum novel yang pertama? Kalau belum silakan beli dua-duanya sekaligus ya, hihihi.

Buku kedua, masih bercerita tentang SeoKyu, berjudul “Sea Glass, Snowdrop, Heartwood.”

Ssst, ini kisah SeoKyu marriage-life lhooo^^

Di buku ini dikisahkan akhirnya pasangan sejati itu, yang bertemu di atas balon udara, akhirnya menikah. Ah, senangnya mendengar kabar itu. Mereka memiliki tiga orang anak dengan karakternya masing-masing. Apa? Tiga?! Ternyata Kyuhyun benar-benar hebat, ya. Hahaha.

Ketiga anak mereka menunjukkan kepribadian mereka masing-masing melalui apa yang mereka sukai yaitu: sea glass, snowdrop dan heartwood.

Sedikit informasi mengenai yang saya ceritakan pada novel ini:
Sea glass adalah pecahan kaca yang terbawa laut dan diproses oleh lautan selama puluhan ribu tahun lamanya dan akhirnya berubah menjadi sebuah batu berkilau yang cantik.

Snowdrop adalah bunga putih yang hanya mekar saat musim salju.

Dan, heartwood adalah bagian atau inti dari sebuah kayu.

SEA GLASS, SNOWDROP, HEARTWOOD 2

Jika sea glass adalah kekuatan dan ketabahan karena proses terbentuknya yang memakan waktu sangat lama, maka snowdrop adalah harapan karena janji sekuntum bunga akan selalu mekar di musim salju, lalu heartwood adalah kebaikan dan ketulusan, karena seperti kita tahu, kayu pun memiliki hati.

Keluarga harmonis itu menghadapi semua tantangan dan rintangan dalam kehidupan keluarga mereka dengan baik, Penasaran, kan? 😀

Akhirnya, selamat membaca kedua buku saya! Terima kasih atas dukungannya selama ini. Saranghaeyooo^^

Fanfiction SeoKyu “Love In Balloon” (Sekuel-Buku Pertama)

Hai semuanyaaa, para SeoKyu Wires di manapun berada *lambai-lambai tangan layaknya putri raja :’D

Senang rasanya bisa berjumpa kembali dalam acara “SeoKyu Fanfiction,” wkwkwk, maksudnya senang sekali bisa berjumpa kembali dengan kalian, masih di bulan yang sama untuk launching buku SeoKyu terbaru, xixixi. Bukan bermaksud membingungkan para pembaca setia cerita SeoKyu nih, sampai dalam satu bulan launching dua buku, tapi karena keadaan yang memaksa terpaksa author harus begini 😀

Awalnya “Love In Balloon” adalah cerita iseng yang saya buat di blog ini atas permintaan SeoKyu Wires yang merindukan kemesraan Kyuhyun dan Seohyun >,<” Jadi, awalnya tidak berniat dibukukan. Lama-kelamaan, karena saya pikir akan menarik sekali kalau saya nantinya membuat cerita sekuel, saya akhirnya membukukan cerita ini. Hehehe, semoga tidak kena jitakan masal T_T

Sekuelnya sedang digarap sampai dengan sekarang. Sepertinya rentang waktu penerbitan buku kedua nanti tidak akan terlalu berdekatan dengan buku pertama, supaya para SeoKyu Wires bisa menabung dulu. Hehe. Yang jelas, saya akan menceritakan kehidupan SeoKyu setelah mereka menikah dan keunikan-keunikan lainnya 😀

Untuk yang penasaran dengan novel “Love In Balloon” ini, saya persilakan untuk membaca sinopsisnya, ini diaaaa, hehehe

Love In Balloon

Love In Balloon

Sinopsis “Love in Balloon”

“The balloons only have one life and the only way of finding out whether they work is to attempt to fly around the world.”

“Dua manusia bertemu di atas sebuah balon udara. Seohyun menyadari bahwa ia telah menemukan cinta pertamanya. Kyuhyun sama sekali tidak menyangka bahwa kedatangan gadis penyuka permen lolipop itu akan mengubah jalan hidupnya. Mereka berdua mengalami kecelakaan dan insiden mengenaskan di atas balon udara, sehingga membuat keduanya terpisah.

Seohyun bertekad untuk mendapatkan cinta pertamanya, ia berusaha mencari keberadaan Kyuhyun dan berhasil menemukannya. Tetapi, ternyata Kyuhyun hanya mengingat masa lalunya saja, terutama tentang seorang kekasih yang meninggalkannya. Seohyun tidak termasuk dalam daftar ingatan Kyuhyun. Seohyun bersedih namun ia tidak pantang menyerah. Ia akan terus berjuang sampai Kyuhyun mengingatnya.

Ketika Kyuhyun mulai bisa menerima kehadiran Seohyun sebagai teman, kini ia yang harus berpisah sementara dengan Seohyun. Seohyun yang berprofesi sebagai pramugrari, harus terbang beberapa waktu. Seohyun mengalami kecelakaan pesawat terbang yang mengakibatkannya cidera parah dan harus di operasi. Kyuhyun yang mulai merasa bahwa kehadiran Seohyun begitu penting dalam hidupnya, sangat takut akan kehilangan senyum dan semangat Seohyun. Akankah Seohyun selamat? Mari terbang dan berpetualang di “Love in Balloons.*”

*nantikan cerita selanjutnya di sekuel novel ini^^

Sekian dulu, selamat berburu, selamat membeli, selamat membaca. Saranghae-saranghae all SeoKyu-Wires! :*

Fanfiction SeoKyu “Game Over”

Annyeong-haseyooo 😀

Mau berbagi sinopsis dari novel fanfiction ketujuh nih, semoga suka ya sama ceritanya, hehe.


“Kita tidak pernah tahu kapan kita akan berpisah dengan orang-orang yang kita sayangi. Dengan mengungkapkannya akan membuat kita merasa lega karena orang yang kita sayangi tahu bahwa kita menyayanginya…,”

Game Over

Park Jung-Soo alias Leeteuk mengenal seorang gadis bernama Seo Joo-hyun melalui dunia game online. Mereka menjalin pertemanan akrab di sana sehingga membuat Seohyun menaruh harapan pada Leeteuk. Leeteuk adalah mahasiswa dan seorang guru Bahasa Inggris yang menetap di Jepang. Sedang Seohyun sendiri adalah seorang mahasiswi yang aktif di kegiatan sosial dan berada di Jeolla, Korea Selatan.

Leeteuk ditemani sahabat setianya di Jepang, Cho Kyuhyun dan juga Hana Mizuki, seorang perempuan Jepang yang sudah lama menaruh hati pada Leeteuk.

Kyuhyun yang juga jatuh cinta pada Hana, memutuskan kembali ke Korea setelah mengetahui bahwa Hana lebih memilih Leeteuk ketimbang dirinya. Di Korea, Kyuhyun malah bertemu dengan Seohyun dalam sebuah kegiatan sosial. Kemudian mereka pun berteman dekat, namun saling menutup diri mengenai persoalan asmara mereka.

Leeteuk lambat laun mulai melupakan Seohyun yang terus menghubunginya namun selalu dihindarinya. Ia ingin bahagia bersama Hana. Suatu hari, Kyuhyun dan Seohyun pergi ke Jepang untuk menunaikan tugas kegiatan sosial dan melalui Kyuhyun, akhirnya Leeteuk pun bertemu dengan Seohyun. Bagaimana akhir kisahnya? Baca selengkapnya di novel Game Over.

**Fanfiction ini juga dipersembahkan untuk musibah kapal ferry Sewol Korea Selatan. Dari lubuk hati terdalam, turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga diberi kedamaian untuk jiwa-jiwa yang telah pergi dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan untuk terus melanjutkan hidup.**

Sekali lagi, semoga suka ya sama ceritanya, gomawoyo-saranghaeyo :*

The Journey of My Seven Fanfiction Book

Annyeong-haseyooo 😀

Apa kabar kalian semua? Semoga baik-baik saja dan sehat semuanya ya. Saya berdo’a semoga kalian juga selalu berhasil dalam hal dan bidang apapun yang kalian lakukan dan selalu bisa menikmati hidup dengan bahagia.

Baiklah, kali ini penulis mau bercerita soal perjalanan menulis cerita novel yang mudah-mudahan semua bukunya sudah sampai di tangan pembaca setia buku saya.

Saya kebetulan suka angka tujuh. Saat ini saya sudah menerbitkan tujuh novel bertema fanfiction. Apakah sepertinya terlihat mudah, bahwa dalam setahun saya bisa mengerjakan lebih dari lima naskah? Hehe. Saya menganggap itu adalah sebuah konsekuensi sebagai seorang penulis. Ketika sudah bertekad menjadi penulis yang baik, yang harus dilakukan adalah terus menulis, menulis dan menulis. Kata sahabat saya yang pelukis, menulis itu perlu bakat, latihan dan ketekunan. Melukis dan menulis mungkin bukan sesuatu hal yang berbeda kalau begitu. Tapi, terkadang saya masih percaya bahwa menulis tidak perlu bakat khusus. Semua orang bisa menulis memang, tapi mungkin tidak semua orang bisa menyampaikan ‘makna’ melalui tulisannya. Semua penulis yang menulis tentunya akan menyampaikan makna dalam tulisannya. Sehingga makna itu bisa dirasakan oleh yang membacanya.

Buku pertama saya, Hope Is A Dream That Doesn’t Sleep, lebih seperti cerita pribadi yang selama ini tidak pernah terungkapkan. Saya bercerita mengenai pertemuan dua orang melalui sebuah blog. Namun, sebenarnya sebagian dari isi buku itu bukan benar-benar kisah nyata sang penulis. Dan, saya selalu terpana dengan rating empat yang saya dapatkan atas buku itu di Goodreads. Banyak yang mengapresiasi buku itu sebagai cerita yang menyentuh dan mengharukan. Saya bersyukur sekali bahwa buku pertama saya bisa diterima di kalangan remaja. Terima kasih banyak untuk kalian yang sudah membaca dan mengapresiasi buku tersebut. Setiap saya mengenang semua hal mengenai buku pertama tersebut, selalu muncul rasa haru, bahagia dan senyuman lega. Walaupun saya merasa buku pertama masih banyak sekali kekurangan, tapi saya senang atas sambutan yang diberikan. Semoga suatu hari saya bisa merevisi, memperbaiki kesalahan dan cetak ulang. Aamiin.

Buku kedua, It Has To Be You, terinspirasi dari kegiatan yang dilakukan kantor saya dulu setiap hari Jum’at. Setiap Jum’at, beberapa orang yang tergabung dalam sebuah tim akan pergi ke panti asuhan untuk menyalurkan sedikit bantuan. Dari sanalah saya ingin menulis soal panti asuhan. Setiap berkunjung ke panti asuhan, mata saya selalu berkaca-kaca, pernah saya menangis di hadapan mereka, para anak-anak panti. Kemudian cerita novel lebih saya kembangkan menjadi sesuatu yang lebih bernilai. Anak-anak panti yang saya ceritakan adalah anak-anak yang selalu memiliki harapan dan mereka terus berkarya dengan bakat-bakat yang mereka miliki.

Buku ketiga, Blueberry on the Valley, terinspirasi saat saya memposting tulisan buah berry yang ternyata rumpunnya ada strawberry, arbei, cranberi. Saya sangat merasa terpesona pada blueberry. Saya banyak mencari bahan dan artikel dengan berselancar di internet. Saya membaca banyak artikel, mengunduh gambar-gambar blueberry dan video tentang perkebunan blueberry. Memang benar-benar buah yang cantik. Kemudian saya mengembangkan cerita soal perkebunan blueberry; penyemaian bibit, pemupukan, perawatan, pemanenan yang sebenarnya tidak pernah saya lihat seumur hidup saya. Inilah nikmatnya menulis, dengan bahan yang kita miliki, kita bisa merangkai hal baru, kata-kata baru berdasarkan pengamatan dan membaca bahan walau tidak melihat secara langsung. Saya antusias sekali saat menggarap novel ini. Sangat menyenangkan.

Buku keempat saya, yang paling membuat saya bersemangat, The One I Love. Di sini saya menceritakan cerita tentang penyihir, cerita tentang mitos-mitos, menggabungkan masa lalu dalam masa kekinian. Juga menceritakan kisah dua dimensi waktu yang berbeda-masa lalu dan masa kini. Saya juga mengumpulkan bahan tentang para penyihir yang kebanyakan adalah perempuan dan itu membuat saya makin tertarik dan tertantang untuk menuliskannya. Buku ini mendapat respon yang sangat bagus dari penggemar novel fanfiction saya.

Buku kelima saya, terinspirasi dari sahabat saya yang menjadi seorang wedding-singer. Your Wedding Singer. Seorang penyanyi cantik yang memiliki ayah yang jahat dan ringan tangan. Ia memimpikan sebuah perkebunan yang menjadi cita-citanya. Menyanyi adalah hobi dan keahliannya, namun berkebun adalah sesuatu yang menyenangkan untuknya. Kemudian ia bertemu dengan takdir yang menyeretnya ke dalam sebuah masalah dan malah bertemu dengan orang yang benar-benar jatuh cinta padanya.

Buku keenam saya bercerita tentang persahabatan yang terjalin melalui dunia maya, #twitterland. Lima orang asing, tiga laki-laki dan dua perempuan bertemu dan berkenalan melalui jejaring sosial. Awalnya mereka saling menutupi kekurangan dan keadaan masing-masing. Mereka malu mengungkap jati diri mereka yang sebenarnya. Mereka akhirnya meresmikan tanggal pertemuan dan hari jadi persahabatan mereka. Dua diantaranya saling jatuh cinta dan dua diantaranya tidak menerima balasan cinta dari yang dicintainya. Lima orang ini juga memiliki mimpi dan cita-cita masing-masing yang mereka perjuangkan dan saling memotivasi satu sama lain.

myallbook

Dan, buku ketujuh saya, berjudul Game Over. Menceritakan permainan scrabble online yang mempertemukan dua orang yang tinggal di beda negara, Jepang dan Korea. Entah kenapa saya suka sekali menceritakan dunia maya ya? Hahaha. Kedua orang ini saling menyukai namun hal-hal tidak terduga pun terjadi. Novel ini juga membahas kecelakaan kapal ferry Sewol yang tenggelam di lautan Korea beberapa bulan lalu. Penulis sendiri merasakan kedukaan yang mendalam dan simpati karena sering bepergian menaiki kapal ferry dari Bakauheni ke Merak. Bagaimanapun musibah bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Banyak hikmah yang bisa diambil dari musibah tersebut.

Selanjutnya, saya sedang menyelesaikan naskah fanfiction yang ke delapan. Sedang dalam tahap sunting dan memberi sentuhan terakhir yang bagus. Sedikit bocoran, ceritanya mengenai pertemuan di sebuah balon udara dan berbagai macam kejadian tak terduga setelah pertemuan itu. Bagian 1-3 sudah ada di blog ini, selanjutnya nanti baca setelah bukunya dicetak ya. Hehe. Rencananya saya akan membuat sekuel untuk buku ini.

Begitulah, sedikit cerita perjalanan ketujuh buku saya yang sudah terbit. Sejujurnya, saya sendiri tidak menyukai K-Pop, kecuali lagu-lagu yang biasanya menjadi lagu tema di film Drama Korea yang saya sukai. Biasanya saya juga akan menyukai lagu temanya setelah saya menonton filmnya. Hehe. Tetapi, menuangkan personel band K-Pop ke dalam sebuah cerita, rasanya ternyata sangat menyenangkan. Saya bisa menceritakan apa saja berdasarkan imajinasi saya. Walau kehadiran fanfiction yang diperjualbelikan ini masih menuai pro dan kontra, saya hanya ingin saya tidak pernah berhenti berkarya. Itu saja. Tidak ada keuntungan yang seberapa atas penjualan buku saya, baik bagi saya ataupun bagi penerbit. Tapi, setidaknya, walau masih menuai banyak kritikan, saya bersyukur, karya saya masih bisa diterima dengan baik.

Seseorang pernah berkata, “Kenapa harus menyukai budaya bangsa lain dibanding budaya bangsa sendiri?” atau “Kenapa harus memasarkan budaya bangsa lain bukan bangsa sendiri?” Pertanyaan tersebut tidak mudah dijawab. Kita tidak bisa menjawab, “Karena budaya luar lebih gemerlap dan menarik,” atau “Jaman sudah berubah, Bung.”

Kalau saya boleh memberi alasan, karena kita sendiri, sebagai insan, sebagai pribadi bangsa gemah ripah loh jinawi ini berhenti mengagumi dan memasarkan budayanya sendiri. Iya atau tidak? Kita tidak boleh hanya bisa berkomentar atau memberi saran, tapi kita sendiri juga harus melakukannya.

Dengan cara apa? Banyak sekali caranya. Saya sendiri terus terang memang masih terjebak untuk menulis sesuatu yang bukan dari budaya tanah air kita tercinta ini, karena tuntutan penerbit. Tapi, dari awal, saya bertekad untuk menorehkan kata ‘Indonesia’ dalam setiap karya saya. The Crowd Voice Indonesia ada di buku pertama-kedua-ketiga. Legenda Calon Arang ada di buku keempat. Orang cerdas Indonesia yang membuat notebook cantik ciptaan sendiri saya ceritakan di buku kelima. Dan seterusnya. Yang terpenting jangan lupakan ‘Indonesia’ dalam kehidupan kita. Dan yang terpenting, semua karya saya masih memakai Bahasa Indonesia. Karena penguasaan bahasa asing saya masih minim. Hihihi.

Saya ucapkan terima kasih untuk semua pembaca setia buku saya, terima kasih telah selalu menyemangati saya baik dengan komentar di blog ini atau sapaan melalui akun twitter saya. Kalianlah, pembaca setia buku saya, yang selalu menghidupkan semangat saya untuk terus dan tetap berkarya. Terima kasih Indonesia. Gomawo. Saranghae.